Fakultas Syariah & Hukum
Muamalah

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN DAN STRATEGI PENCAPAIAN

A. Visi dan Misi

Visi

Menjadi Program Studi yang Unggul dan Kompetitif di Tingkat Nasional dalam Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah pada Tahun 2020

Misi

1)      Menyelenggarakan kegiatan pendidikan akademik yang profesional dalam bidang Ilmu Hukum ekonomi Syariah;

2)      Mengembangkan keilmuan dalam bidang ilmu hukum ekonomi syariah melalui kegiatan penelitian;

3)    Menyebarluaskan hasil kajian ilmu hukum ekonomi syariah melalui media ilmiah.

B. Tujuan

1)       Terwujudnya Program Studi Muamalah yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil dalam bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah;

2)         Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, profesional, dan integritas dalam bidang ilmu hukum ekonomi syariah yang dapat terserap di institusi ekonomi, perbankan, keuangan syariah dan pemerintah;

3)             Menghasilkan lulusan yang mampu mengadvokasi, meneliti dan mengembangkan ilmu hukum ekonomi syariah;

4)          Menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan model desain kontrak atau akad muamalah di institusi ekonomi, perbankan dan keuangan syariah;

5)         Menghasilkan lulusan yang mandiri dan berjiwa enterpreneurship berbasiskan pada prinsip-prinsip syariah.

 C. Sasaran dan Strategi Pencapaian

 

Sasaran Program Studi Muamalah

 

Strategi Program Studi Muamalah

Review dan Pengembangan Kurikulum Program Studi Muamalah

Sejalan dengan dinamika, perkembangan keilmuan dan perubahan sosial, Program Studi Mua­malah melakukan evaluasi  kuri­kulum dan kompetensi  lulusan. Dari kegiatan ini, men­­dapatkan masukan   bahwa Program Studi Mumalah harus perlu melakukan review terhadap kurikulum sesuai dengan visi misi.

Atas dasar tersebut, Program Studi muamalah melaku­kan review terhadap kurikulum, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

1.      Tahap Persiapan

a.      Analisa kurikulum yang lama

b.      Pemetaan kurikulum

c.       Workshop kurikulum

d.      Pembuatan model struktur kurikulum

e.      Surat penugasan tim penyusunan portofolio

f.        Validasi struktur kurikulum pada mata kuliah; MKD, MKU, dan MKL 

2.      Tahap Pelaksanaan

a. Penulisan draf silabi dan SAP

b. Pengumpulan draf silabi dan SAP

c. Pembahasan silabi dan SAP

d. Workshop Kurilum

e. Finalisasi kurikulum baru

f. Penyusunan kurikulum baru

3.      Tahap akhir

a. Peng SK an

b. Penerbitan

Penataan SDM dan peningkatan citra

 

 

Penataan SDM

Dengan cara pengembangan sistem informasi  manajemen kepegawaian berdasarkan sistem kepegawaian  dan penambahan dosen sesuai dengan kebutuhan internal dan memperhati­kan  aspek peningkatan kompetensi, profesio­nal dan budaya kerja.

Kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi para dosen diwujudkan dalam program pe­ngem­bangan sistem insentif dengan berbasis pada kinerja.

 

Peningkatan Citra

Dengan cara mensosialisasikan pelbagai ke­giat­­an melalu media cetak, seperti brosur, lefleat, dan jurnal muamalah, serta melalui media sosial, dalam bentuk website dan blog.

Terselenggaranya proses  perkuliahan yang berkualitas

Dengan cara penguatan pada bahan ajar berupa silabi, SAP, dan reference yang sesuai dengan kebutuhan dan dikumpulkan se­minggu sebelum perkuliahan berlangsung.

Terselenggaranya proses pendampingan dan pembimbingan pada mahasiswa yang efektif

Mengoptimalkan fungsi dosen pembimbing akademik  minimal 4 kali pertemuan per­semes­­ter. Pembimbingan skripsi minimal 6 kali pertemuan dan selesai maksimal dalam 2 semester.

Terpantaunya proses perkuliahan secara teratur melalui evaluasi kinerja dosen

Dengan cara terealisasinya jumlah pertemuan minimal 14 kali pertemuan sesuai dengan kontrak perkuliahan dan terolahnya hasil evaluasi kinerja mengajar seluruh dosen maksimal 1 bulan setelah akhir perkuliahan dan tuntas 100%, serta tercapainya kualitas dosen melalui portofolio perkuliahan dalam bentuk BKD dan LKD

Terselenggaranya evaluasi perkuliahan (UTS dan UAS)

Dengan cara mengatur jadwal evaluasi perkuliahan. Untuk UTS minila bisa dilaksana­kan setelah minimal 8 kali pertemuan dan hasilnya diumumkan 2 minggu setelah pe­laksanaan. Sedangkan UAS bisa dilaksanakan setelah 14 kali pertemuan dan diumumkan setelah 10 hari pelaksanaan UAS berlangsung.

Terlaksananya layanan praktek profesi

Dengan cara menyelesaikan panduan praktek profesi maksimal 2 minggu sebelum pe­laksana­an dan laporannya maksimal 1 bulan pelaksanaan praktek berlangsung.

Meningkatnya kualitas dan kuantitas dosen dalam pembuatan karya ilmiah.

Dengan cara memfasilitasi pembuatan buku atau pe­nelitian secara individu maupun kelompok dalam setahun dan mendorong dosen me­lakukan penulisan karya ilmiah yang dimuat dalam buku ber-ISBN atau  di Jurnal ber-ISSN, Jurnal Muamalah, Jurnal Asy-Syariah dan Jurnal Adliya.

Meningkatnya kualitas dan kuantitas mahasiwa  dalam pembuatan karya ilmiah.

Dengan cara mendorong mahasiswa me­lakukan penulisan karya ilmiah yang dimuat dalam buletin, media sosial dan jurnal.

Terwujudnya berbagai aktivitas dosen dan mahasiswa dalam bidang pengabdian kepada masyarakat

Dengan cara mendorong dan memberikan tugas-tugas pengabdian kepada masyarakat. Dalam bentuk penyuluhan hukum ekonomi syariah dan pendampingan terhadap lem­baga-lembaga keuangan mikro syariah.

 

D. Beban Studi yang Harus Diselesaikan

Jumlah sks yang hams diselesaikan adalah 154 sks dengan rincian:

a.   MKKD  sebanyak  32  sks.

b.  MKKU  sebanyak  99 sks.

c.   MKKP sebanyak   15 sks.

d.  MKKL  sebanyak   8 sks.

(Topik inti MKKD lihat di Bab III).

E. Mata Kuliah Jurusan Muamalah:

-        Mata Kuliah Komptensi Utama (MKKU)

1) Pengantar llmu Hukum   : 2 sks

Tujuan

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami mereka memahami apa hukum itu dan menumbuhkan minat mereka untuk lebih serius mempelajari hukum dan ilmu hukum.

Topik Inti:

Pengantar (pengertian, tujuan, kedudukan, fungsi, sejarah hukum); Peristilahan dalam ilmu hukum (subyek, lembaga dan obyek); Asas hukum; Hubunean hukum dengan hak: Sumber hukum; Sumber tertib hukum dan bentuk peraturan perundang-undangan; Kodifikasi, aliran, perbandingan, isi, sifat, bentuk, ruang lingkup hukum; Tata hukum di Indonesia; Sistem hukum; Teori hukum; Bidang studi hukum; Sejarah, politik, filsafat dan pstkologi hukum; penegakkan hukum; Faktor-faktor penegakkan hukum; Keputusan hakim, keselarasan hukum dan masya-rakat, pelaksanaan hukum.

Referensi a.l.; Satypto Rahardjo, llmu Hukum, Bandung, Alumni, 1986; Abdoel Jamal, Pengantar Huku Indonesia, Jakarta, Rajawali, 1984.

2) Pengantar llmu Ekonomi dan Bisnis   : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memiliki pengetanuan dan pemahaman mendasar mengenai teori-teori ekomomi dan bisnis.

Topik lnti:

Introduction; kegiatan ekonomi: penyebab, masalah sistem, tujuan mempelajari ekonomi, dan madzhab sistem ekonomi dunia; Demand and Supply: Konsep, hukum demand and supply, mekanisme pasar; Perilaku konsumen: marginal utility, indifference curve; Teori Produksi (P. Produksi): Konsep isoquant dan isoeost; membahas kasus dan soal; Teori biaya produksi: konsep. biaya jangka pendek, dan biaya jangka panjang; Struktur pasar dan perilakunya: persaingan sempuma dan tidak sempuma; Struktur pasar: monopoli dan oligopoly; Kegiatan ekonomi: Makro; konsumsi, tabungan, investasi, dan pendapatan nasional; Uang: konsep, time value of money; Moneter: pengaruh uang terhadap kegiatan ekonomi; Inflansi dan valas; Kebijakan moneter dan fiscal; Perusahaan dan lingkungan: Konsep, faktor, masalah yang dihadapi, pengangguran dan produktivitas; Fungsi perusahaan: marketing, operation, finance, dan personalia; membahas kasus-kasus dan soal.

Referensi a.l.: Paul Samuelson, llwu Ekonomi, Jakarta, Rajawali.

3) Dirasah lslamiyah :3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami dengan baik metodologi studi Agama Islam, pendekatan terhadap Islam dan studi Agama, model-model penelitian Agama, konstruksi teoritis kemudian menerapkannya dalam penulisan makalah dan proposal penelitian.

Topik lnti:

Pendahuluan: Islam dan Studi Agama; Penelitian Agama; Model-model penelitian agama; Islam dan Kebudayaan; Islam sebagai agama; Seja-rah Islam; Studi kawasan; Islam dan Kebudayaan Indonesia; Islam pada masa sekarang; Aliran-aliran dalam pemikiran Islam dan sejarahnya; Al-Qur’an sebagai sumber agama Islam; Sunnah sebagai sumber agama Islam; Ijtihad sebagai sumber agama Islam; Doktrin kepercayaan dalam Islam; Dimensi-dimensi Islam; Ritual dan Institusi dalam Islam; Islam dan Kemanusiaan; Islam dan Moral; Islam, Keluarga dan Masyarakat; Islam dan dunia kontemporer; Islam dan Agama lain.

Referensi a.l.: Atang Abd.Hakim dan Jain Mubarak, Metodologi Studi Islam; Atho Muzdhar, CHmensi-Dimensi Studi Islam; Mukti Ali, Metode Memahami Agama Islam; Harun Nasution, Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya; Richard C Martin (Ed), Aproaches to Islam in Religuous Studies.

4) Ushul Fiqh : 2 sks

Tujuan:

Agar Mahasiswa mengetahui dan memahami Ushul Fiqh sebagai alat untuk mengistinbathkan hukum dari al-Qur’an dan al-Hadits dengan menggunakan kaidah-kaidahnya.

Topik lnti:

Pengertian, obyek, tujuan, ruang lingkup dan perbedaan dengan fiqh; Sejarah perkembangan; Sumber Hukum Islam; Metode Ijtihad; Kaidah-kaklah Ushuliyah; Ta’arudh at-Adillah dan cara penyelesaiannya; Kaidah-kaidah Fiqh; al-Ahkam. Hakim, mahkum bih dan mahkum fih.

Referensi a.l.: A.Djazuli dan Nurol Aen. Ushul Fiqh; Al-Syatiby, Al-Muwafaqat; Abu Zahroh, Ushul Fiqh; Abdul Wahab Khalaf, Ushul Fiqh; Wahbah al-Zuhaili, Ushul Fiqh; Muh. Khudary Bik, Ushui Fiqh.

5) TafsirAhkam Muamalah   :3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami kandungan ayat-ayat ai Qur’an tentang akad-akad muamalah, dasar-dasar ekonomi syari’ah, tanggung jawab sosial, produksi dan distribusi barang, hubungan antara orang kaya dan miskin, jual beli dan utang piutang, pajak dan asuransi, riba, potitik dan ekonomi.

Topiklnti:

Ayat-ayat tentang makanan dan minuman (al Baqarah: 172, 219; al An’am: 118-119, 121; AI; Makteh : 90-91); Ayat-ayat tentang akad-akad muamalah (al Ma’idah: 1; al Isra’: 34; al Baqarah: 275, 280, al Nisa: 29); Ayat-ayat tenyang Dasar-dasar ekonomi Syari’ah (Ali Imran: 14, al Nisa: 5,32, al Rum: 38-39, al Jum’ah:10); Ayat-ayat tentang moral dan etika bisnis (af Isra’: 26, 29, 34, 35; al Taubah; 34-35); Ayat-ayat tentang tanggung jawab sosial (al Dzariyat: 19, al Baqarahl77,195, al Taubah: 60,103); Ayat-ayat tentang produksi (al Nahl 5, 9, 80-81; al Ma’dah : 62-63); Ayat-ayat tentang hubungan orang kaya dan orang miskin (al baqarah: 262-264; al Nisa: 36; Ali Imran 92); Ayat-ayat tentang jual belin (al Baqarah: 257, al Jum’ah: 9-10); Ayat-ayat tentang utang piutang (al baqarah: 282-283); Ayat-ayat tentang riba (Ali Imran: 130. al baqarah:275,278); Ayat-ayat tentang pajak dan asuransi (al Hasyr:7, al Ma’idah :2, al Any: 41); Ayat-ayat tentang poMJk dan ekonomi (Yusuf 4749,54-55, al Baqarah 261-262).

Referensi al: Muhammad Ali al-Syais, Tafsir Ayat Ahkam; Muhammad al-Shabuni, Rawa’i al-Bayan H TafsirAyat al-Ahkam; Al-Qurthubi, al-Jami al-Ahkam al-Qufan.

6) Hadits Ahkam Muamalah    :3sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami dan menghayati secara baik dan sempuma petunjuk-petunjuk Nabi Muhammad SAW dalam masalah muamalah, hukum ekonomi dan bisnis syari’ah.

Topiklnti:

Hadits-Jiadits tentang jual beli; Hadits-hadits tentang khiyar; Hadits-hadits tentang Syirkah Hadits-hadits tentang hasil penjualan khamar dan babi; Hadits-hadits tentang jual beli griarar; Hadits-hadits tentang riba; Hadits-hadits tentang salam; Hadits-hadits tentang utang piutang, menunda-nunda pembayaran utang; Hadits-hadits tentang ijarah; Hadits-hadits tentang hiwalah; Hadits-hadits tentang larangan makan hasii curian; Hadits-hadits tentang qiradh, mudharabah dan gadai.

Referensi a.l.. Muhammad bin Ismail al-Shan’ani, Subul at-Salam; al-Syaukani, Nail al-Authar.

7) Tafsir Ahkam Muamalah   : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami kandungan ayat-ayat al Qur’an tentang akad-akad muamalah, dasar-dasar ekonomi syari’ah, tanggung jawab sosial, produksi dan distribusi barang, hubungan antara orang kaya dan miskin, jual beli dan utang piutang, pajak dan asuransi, riba, dan konsepsi ekonomi syariah lainnya.

Topik Inti:

Ayat-ayat tentang makanan dan minuman (al Baqarah: 172, 219; al An’am: 118-119,121; Al; Maidah : 90-91); Ayat-ayat tentang akad-akad muamalah (al Ma’idah: 1; al Isra’: 34; al Baqarah: 275, 280, al Nisa: 29); Ayat-ayat tenyang Dasar-dasar ekonomi Syari’ah (Ali Imran: 14, al Nisa: 5,32, al Rum: 38-39, ai Jum’ah:10); Ayat-ayat tentang moral dart elika bisnis (al Isra’: 26, 29, 34, 35; al Taubah: 34-35); Ayat-ayat tentang tanggung jawab sosial (al Ozariyat: 19, al Baqarah!77,195, al Taubah: 60,103); Ayat-ayat tentang produksi (al Nahl 5, 9, 80-81; a! Ma’dah : 62-63); Ayat-ayat tentang hubungan orang kaya dan orang miskin (al baqarah: 262-264; al Nisa: 36; Ali Imran 92); Ayat-ayat tentang jual befin (al Baqarah: 257, al Jum’ah: 9-10); Ayat-ayat tentang utang piutang (al baqarah: 282-283); Ayat-ayat tentang riba (Ali Imran: 130. al baqarah:275,278); Ayat-ayat tentang pajak dan asuransi (al Hasyr:7, al Ma’idah :2, al Anfal: 41); Ayat-ayat tentang poHtik dan ekonomi (Yusuf 4749,54-55, al Baqarah 261-262).

Referensi al.: Muhammad Ali al-Syais, Tafeir Ayai Ahkam; Muhammad al-Shabuni, Rawa’i al-Bayan fi TafsirAyat al-Ahkam; Al-Qurthubi, al-Jami al-Ahkam al-Qur’an.

8) Kaidah Fiqh Muamalah   : 2 sks

Tujuan:

Agar para mahasiswa mengetahui berbagai macam kaidah fiqh sebagai salah satu alat pendkatan dalam metode ijtihad dan agar mahasiswa terampil dalam menerapkan kaidah-kaidah fiqhiyah tersebut dalam pross pengambilan hukum Islam.

Topik Inti:

Jual beli dan gadai “kullu majaza bai’uhujaza rahnuh”; Jual beli dan hibah “Kullu majaza bai’uhu shahhat hibbatuh wa ma la fa la”; Jual beli benda haram “Kullu ma la yajuzu akluh au syirbuh min akna’kulat wa al-masrubat la yajuzu bai’uhu wa la yahillu tsamanuh”; Percampuran antara yang halal dan haram “idza ijtamaa al-halal wa al-haram guliba al-haram”; Akad jual beli “al-’ibrah ft al-iiqud li al-maqashid wa alma’ani”, “al-kilab ka al-khitab”; Jual beli benda makruh “kullu syai’ kariha akluh wa al-intifa’ bih ‘ala wajh min wujuh fa syara’uh wa bai’uhu makruh”: Pemindahan kepemilikan benda “layatim al-tabarru ilia bi al-yaqin”, “layatim al-tabarru’ ilia bi al-qabdl”; Pemanfaatan harta orang I a i n “la yajuzu li ahad a! yatasharrofa fi milk ghairih bi la idzn’, “al-amr bi al-tasharruf ft milk ghair bathil”; Ghasab dan Pencurian ” la yajuz li ahad an ya ‘khudza mal ahad bi la sabab syar ‘iy” Keuntungan dan kerugian bagi penannggung jawab “man dlamana mal fa I ah ribhuh”, “al-ghurm bi al-ghunmi”,” al-Kharaj bi al-dlaman “;Kebiasaan dalam transaksi jual beli “al-ma’rufbaina al-tujarka al-masyruth bainahum “; Cegahan jual beli riba “majarafih al-ribafi al-tafadlul dakhola qoliluh wa katsiruh fi dzalik” , Sengketa harta” la yajuzu li al-imam an yakhruja syai’(an) min yad ahad ilia bi haqq tsabit ma’ruf; Jual beli salam kullu ma amkan dlabth shifatih wa ma’rifat miqdarihjaza al-siim fih”; Memberikan benda (milik orang lain) kepada seseorang “ma harrama akhdzuh harrama Itha’uh”; Hak nadzir wakaf dan shadaqoh “nadzir al-waqfwa al-shodaqat lahutna al-akl”, “syarth al-waqifka nashsh syari”; Sewa dan penggantian kerusakan “al-ajr wa al-dlaman layajtami’an”.

Referensi a.l.: Ai-Suyuthi, al-Asybah wa al-Nadzair, Muhammad Ahmad al-Zarqa, Qawaid aUiqhiyah; Asmuni Rahman, Kaidah Fiqh.

9) Tarikh Tasyri   : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami  sejarah dan perkembangan pembentukan hukum Islam dari mulai jaman Nabi SAW sampai sekarang yang relevan dengan perkembangan hukum ekonomi syari’ah baik secara teoritis maupun praktik

Topik lnti:

Pengertian syari’ah, fiqh, tasyri, taqnin, hukum Islam, macam dan prinsip tasyri, tujuan dan kegunaan studi tarikh tasyri, periodisasi tasyri dan kekhususannya: masa Rasul, masa sahabat besar, masa sahabat kecil, masa awal abad kedua sampai pertengahan abad keempat, masa awal abad keempat sampai runtuhnya Abbasiyah, masa runtuhnya Abbasiyah sampai sekarang.

Referensi a.l.: Jaih Mubarak, Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam, Rosyda Karya, 2000; M. Ali Syais, Tarikh al-Fiqh al-lslamy.

10)Filsafat Ekonomi Syari’ah  : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu memahami secara general filsafat ekonomi syari’ah

Topik Inti:

Gambaran umum tentang filsafat; Pengertian , obyek, dan kegunaan filsafat Peta kajian filsafat ekonomi syari’ah; Sejarah pertumbuhan dan perkembangan ekonomi syari’ah; Epistemilogi ekonomi syari’ah; sumber, metode dan validitas; Sumber ekonomi syari’ah; Asas-asas dan prinsip-prinsip ekonomi syari’ah; tujuan ekonomi syari’ah; kaidah-kaidah ekonomi syari’ah; Aksiologi ekonomi syari’ah; Pemikiran tokoh tentang ekonomi syari’ah; al-Ghazali, Ibn Taymiyah, dan ibnu khaldun

Referensi a.l.: Adiwarman karim, Sejarah pemikiran ekonomi Islam; Save M. Dagun, Pengantar Filsafat Ekonomi; Maya S. Praja, Filsafat Hukum Islam; M. Faruq Nabhan, Sistem Ekonomi Islam; Abdullah Zaky Kaaf, Ekonomi dalam perspektif Islam.

11)Sejarah Pemikiran Ekonomi Syari’ah : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami  sejarah dan perkembangan pemikiran hukum Islam mulai dari awal pertumbuhan Islam, masa modern, sampai dngan masa kontemporer.

Topiklnti:

Ekonomi Islam di masa awal pertumbuhan Islam; tradisi dan praktek ekonomi pada masa Nabi Muhamad SAW; tradisi dan praktek ekonomi masakhulafaurrasyidiri; tradisi dan praktek ekonomi masa Daulah Umayyah; tradisi dan praktek ekonomi masa Oaulah Abbasiyah; tradisi dan praktek ekonomi masa daulah Turki Usmani; para tokoh pemikir ekonomi Islam klasik, abad pertengahan dan kontemporer; Sejarah pembentukan Bank Islam di Asia Tenggara, Faktor-faktordeterminan Perubahan sosial dalam pembentukan bank Islam di Indonesia.

Referensi a.l.: Ahmad Syalaby, Sejarah dan kebudayaan Islam: Impehum Turki Utsmani

12)Filsafat llmu   : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memiliki kemampuan memahami konsep dasar filsafat ilmu, kedudukan, fokus, cakupan, tujuan dan fungsinya sehingga dapat dijadikan landasan pemikiran, perencanaan dan pengembangan ilmu dan mengembangkan din sebagai ilmuwan maupun sebagai pendidik dengan penggunaan alternatjf metodologi penelitian, baik pendekatan kuantitatif dan kuafitatif maupun perpaduan kedua-duanya dalam konsentrasi bidang studi yang menjadi minat utamanya sesuai dengan perkembangan lingkungan dinamika global.

Topik Inti:

Konsep dasar tentang ftlsafat ilmu, kedudukan, fokus, cakupan, tujuan dan fungsinya serta kaitannya dengan bidang keahlian; Karakteristik filsafat, ilmu dan hukum serta jalinan fungsional antara ilmu, filsafat dan agama; Selanjutnya dibahas mengenal sistematika, permasalahan, keragaman pendekatan dan paradigma (pola pikirj dalam pengkajian dan pengembangan ilmu dan dimensi ontologis, epistomologis dan aksiologis; Makna, impiikasi dan implementasi filsafat ilmu sebagai landasan dalam rangka pengembangan keilmuan dan kependidikan dengan penggunaan alternatif metodologi penelitian, baik pendekatan kuantitatif dan kualitatif, maupun perpaduan kedua-duanya.

Referensi a.l.: Jujun Suriasumantri, Filsafat Ilmu; Juhaya S. Praja, Filsafat Ilmu. Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif; Noeng Muhajir, Filsafat Ilmu: Telaah Sistematis, Fungsional Komparatif.; Beni Ahmad Saebani, Filsafat Ilmu, Pustaka Setia, Cet. I, 2008

13)Fiqh Muamalah I :  2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami tentang pengaturan hak atas benda dan kebendaan serta aktivitasnya menurut Syariat Islam untuk menjadi pedoman dalam menyelesaikan masalah dan perselisihan di antara manusia

Topik Inti:

Pengantar: pengertian, sistematika fiqh muamalah dan hubungannya dengan fiqh yang lain; Harta: Pengertian, asal usul, kedudukan dan fungsi; Pembagian harta dan macam-macamnya; Akad: Pengertian, kedudukan, fungsi dan prinsip-prinsipnya; Sifat akad: ta’liq, taqyid, dan ifadah; Jual beli: pengertian, rukun dan syarat-syaratnya; Jual beli yang dilarang: gharar, tadlis, dan ikrah; Jual beli sah, batal dan fasad; Khiyar: pengertian dan macam-macamnya; Riba: pengertian, macam-macamnya dan hilmahnya.

Referensi a.l.; AH al Khafif, Ahkam al Muamalah al Syariyah; AN Fikri. Muamalah al-Adabiyah wa al- madiyah; Wahbah Zuhaili, al Fiqh al Is/ami wa Adittatuh; Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah; Gufron A. Mas’adi, Fiqh Muamalah Kontekstual.

14)Fiqh Muamalah II  :2 sks

Tujuan:

Agar Mahasiswa mengetahui tentang definisi, dasar hukum, klasifikasi, dan karakteristik sewa menyewa dan upah mengupah/ ijarah dan ji’alah, serta ketentuan-ketentuan hukum mengenai tabamjiyat sepeiti: Waqaf, hibah, hadiyah, wakalah dan kafalah.

Topik Inti:

Pengertian Ijarah dan ji’alah ; Dasar Hukum Ijarah dan ji’alah; Konsep ijarah, perburuhan, dan sewa menyewa; Karakteristik Ajir khas dan ajir musytarak; Ijarah tasghiliyyah; tamwiliyah, tamlikiyah; Pengertian ‘ariyah, qiradh, dan sulfah; Dasar dan ketentuan hukum ‘ariyah dan qiradh; Riba dalam utang piutang; Jaminan utang (kafalah al duyun); Mumathalah (default) dan ta’widh (penalty); Konsep Waqaf hibah dan hadiyah; Wadi’ah dan hukum-hukumnya; Kafalah dan dhaman; Ghasab

Referensi a.l.: Ali al Khafif, Ahkam al Muamalah al Syariyah; Ali Fikri, Muamalah al-Adabiyah wa al madiyah; Wahbah Zuhaili, al Fiqh al Islami wa Adillatuh; Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah; Gufron A. Mas’adi, Fiqh Muamalah Kontekstual;

15)Fiqh Muamalah III   :2sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui tentang pengertian, dasar hukum, karakteristik, persyaratan dan macama-macam kerjasama perkongsian/syirkah/musyarakah serta hukum-hukum penanaman saham dan pasar modal.

Topik Inti:

Pengertian dan dasar hukum Syirkah/musyarakah; Macam-macam Syirkah; Pengertian dan dasar hukum Mudharabah; Musyarakah mustamirah dan musyarakah mutanaqishah; Pengertian, syarat dan karakteristik Saham; Saham dan pasar modal dalam tinjauan Hukum Ekonomi Islam; Muzara’ah dan Mukhabarah; Musaqah; Sulh dan perdamaian; Inzhar (moratorium); Taflis (fail it); Jawaih (Force majeur).

Referensi a.l.: Ali al Khafif, Ahkam al Muamalah al Syariyah; Ali Fikri, Muamalah al-Adabiyah wa al madiyah; Wahbah Zuhaili, al Fiqh al Islami wa Adillatuh; Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah; Gufron A. Mas’adi, Fiqh Muamalah Kontekstual.

16)Fiqh Munakahat    : 2 sks

Tujuan

Agar mahasiswa mngetahui dan memahami ketantuan-ketentuan perkawinan, hak dan kewajiban dalam rumah tangga dan pemutusan perkawinan dan persoalan-persoalan hukumnya

Topik Inti:

Pengertian, tujuan, jenis-jenis nikah; syarat dan.rukun; hikmah nikah, khitbah, akad, wali dan saksi, mahar, hak dan kewajiban suami istri, nafkah kiswah dan tempat tinggal, nusyuz, syiqaq; thalaq: pengertian, jens dan sifatnya; fasakh, khulu, ‘iddah, ruju’, nasab, kafaah dan mahram.

Referensi a.l. : Sayid Sabiq, Fiqh Sunnah, Beirut, Dar El Fikr; Ibn Rusdi, Bidayah al-Mujtahid; al-Syairazy, Muhadzab, Beirut, Dar al-Fikr.

17)Fiqh Mawarits    :  2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami konsep dan kaidah-kaidahserta ketentuan  kewarisan dalam Islam

Topik Inti:

Pengertian, asas, sumber dan hubungannya dengam hukum vvaris nasional, sebab hubungan kewarisan dan penghalangnya, ahli waris dan harta, dzawil furud dan hak-haknya, ashabah, dzavvil arham, kewajiban yang menyangkut harta vvaris, aul dan radd, ahli waris mafqud, masalah kakek bersama saudara. masalah gharawain, musyarakah, bayi dalam kandungan; wasiat.

Referensi a.l.: Ali a!-Shabuni, Urn al-Mawarits; Fathurrahman, llmu Warits.

18)Fiqh Jinayah    : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami tentang kejahatan dan sanksinya dalam hukum Islam untuk men|adi pedoman dalam berperilaku dan menye-lesaikan masalah.

Topik Inti:

Pengertian; Unsur-unsur Jarimah dan pembagia’nnya; Sumber-sumber Hukum Pidana Islam; Eksistensi Azas Legalitas dalam hukum pidana Islam; Turut berbuat Jarimah; Pertanggungjawaban Pidana; Hukuman: arti, tujuan dan syarat-syarat, macam-macam hukuman. Gabungan hukuman; Sebab-sebab hapusnya hukuman; Teori pembuktian; Jarimah Qisas-Diyat: pengertian, macam-macamnya; sanksi dan pembuktian; Jarimah Hudud: arti dan macam-macamnya; sanksi dan pembuktian; Jarimah Ta’zir: arti dan macam-macamnya; sanksi dan pembuktiannya.

Referensi a.l.: Abdul Qadir al-Audah. Tasyri al-Jinai, Beirut, dar Al-Fikr; A. Djazuli, Pengantar Fiqh Jinayah, Jakarta, Rajawali.

19)Fiqh Siyasah   : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami kehidupan bernegara menurut hukum Islam serta mampu mengambil nilai-nilai yang relevan dengan sistem ketatanegaraan dan pemerintahan pada zaman modern.

Topik Inti:

Pengertian dan pembidangan fiqh siyasah; Dasar-dasar syara dan hubungan siyasah dengan pengetahuan yang lain; prinsip dan kaidah siyasah; aplikasi fiqh siyasah bagi penerapan fiqh siyasah syar’iyyah; contoh fiqh siyasah pada masa Nabi dan khulafa al-rasyidun; perkembangan pemikiran siyasah dalam tinjauan historis pasca khulafa al-rasyidun; prospek fiqh siyasah dalam praktek sistem ketatanegaraan modern.

Referensi a.l.: Atjep Djazuli, Fiqih Siyasah, Bandung; Suyuti Pulungan, Fiqh Siyasah; Munawir Syadzali, Islam dan Tata Negara.

20)Fiqh Perbankan    : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami dasar-dasar teori hukum perbankan syariah dan menganalisis praktek perbankan syariah

Topik Inti

Pengertian fiqh perbankan; Sejarah perbankan Islam; Hukum pertukaran dan hukum percampuran; Akad-akad bank syari’ah; Hukum penghimpunan dana masyarakat dalam perbankkan syari’ah; Hukum pembiayaan bank syari’ah; Hukum transfer dana antar bank

Referensi a.l.: Adiwarman A. Karim, Bank Islam; Analisis Fiqh dan Keuangan.

21) Asuransi Syari’ah/Takaful    : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami essensi, jenis, produk, mekanisme kerja, dan sejarah perkembangan asuransi takaful, perbedaan asuransi takaful dengan asuransi konvensional serta prospek asuransi takaful di Indonesia.

Topik Inti:

Pengantar asuransi; Konsep resiko; Daftar kerugian potensial; Prinsip dasar dalam asuransi; Prinsip-prinsip bisnis syari’ah; Esensi asuransi takaful; Pengelolaan bisnis asuransi; Prinsip umum muamalah dan landasan teori asuransi syari’ah; Sistem operasional asuransi jiwa dalam mengeliminir gharar, maysir dan riba; Sistem operasional asuransi kerugian dalam mengeliminir riba dan kontrak yang batil; Konsep dan implementasi mudharabah dan akad tijarah lainnya pada asuransi syari’ah; Sistem investasi pada asuransi syari’ah; Konsep pemarasan asuransi syari’ah; Produk-produk asuransi syari’ah; Networking asuransi Islam (syari’ah)

Referensi a.l.: KH. Ahmad Azhar Basyir: Takaful sebagai altematif asuransi Islam; Joko Prakoso dan I Ketut Murtika: Hukum Asuransi Indonesia. Abbas Salim: Dasar-dasar Asuransi; Abdul Manan M: Teori dan Praktik Ekomoni Islam; Fazlur Rahman: Doktrin Eonomi Islam; Fuad Mohd. Fachrudin: Riba dalam Bank, Koperasi, Perseroan, dan Asuransi; Hasyim AH A: Pengantar Asuransi; Karnaen A Perwataatmaja: Membumikan Ekonomi Islam di Indonesia; Warkum Sumitro: Asas-asas Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait (BMI dan Takaful) di Indonesia; Wirjono Projodikoro: Hukum Asuransi di Indonesia.

22) Hukum Pembiayaan Lembaga Keuangan Syari’ah : 2 sks

23) Fatwa-Fatwa Ekonomi Syari’ah    : 2 sks

Tujuan

Agar mahasiswa memahami dan dapat menjelaskan fatvva-fatwa ekonomi syariah

Topik Inti

Pemikiran Hukum Islam; fiqh dan fatwa; Lembaga dan metode fatwa; Bunga bank; Simpan pinjam di koperasi; Simpanan – tabungan di lembga keuangan syari’ah (LKS); Pengelolaan dana di LKS; Pembiayaan di LKS; Reksadana dan pasar modal syari’ah; Asuransi suaro’ah; Pegadaian syari’ah; Sewa guna syari’ah; Multi keuangan (anjak piutang dan hiwalah).

Referensi: Jaih Mubarak, Perkembangan Fatwa Ekonomi Syari’ah; Muhammad Syaltut, Islam Aqidah wa Syari’ah; Anonimous, al-Qadhaya al-Muashirah.

24) Peradilan Islam di Indonesia  : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami perkembangan peradilan Islam di Indonesia, dan memiliki apresiasi terhadap peradilan Islam dalam entitas kehidupan muslim.

Topik Inti:

Konsep perkembangan peradilan Islam; Metode pengkajian peradilan Islam di Indonesia; Islam dan Politik di Indonesia; Peradilan Islam pada masa kesultanan Islam; Peradilan Islam pada masa penjajahan Belanda; Peradilan Islam pada masa penjajahan Jepang; Peradilan Islam pada awal kemerdekaan; Peradilan Islam pada masa orde baru; Peradilan Islam pada era Reformasi; Prospek Peradilan Islam di Indonesia.

Referensi a.l.: Cik Hasan Bisri, Peradilan Islam dalam Tatanan Masyarakat Indonesia, Bandung: Rosdakarya; Cik Hasan Bisri, Peradilan Agama di Indonesia, Jakarta: RajaGrafindo Persada; Daniel S. Lev, Islamic Court in Indonesia: A Study in the Political Bases oj Legal Institutions, University of California, Los Angles; R. Tresna, Peradilan di Indonesia dari Abad ke Abad, Jakarta: Pradnya Paramita; Zaini Ahmad Noeh dan Abdul Basit Adnan, Sejarah Singkat Pengadilan Agama Islam di Indonesia. Jenal Aripin, Peradilan Agama Dalam Bingkai Reformasi

25) Hukum Perdata  : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat mengetahui, memahami dan mampu untuk menjelaskan latar belakang, ruang lingkup Hukum Perdata sejak tahun 1848 mengetahui mana yang masih berlaku sampai sekarang dan mana yang sudah tidak berlaku lagi, sistematika dari pada K.U.H perdata Indonesia dan diberlakukan bagi golongan penduduk mana K.U.H Perdata Indonesia itu.

Topik Inti:

Tinjauan Umum Hukum Perdata yang meliputi (1) Pengantar; (2) Hukum Perorangan; (3) Hukum Keluarga; (4) Hukum Benda; (5) Hukum Waris; (6) Hukum Perikatan.

Referensi a.l.: Abdul Kadir Muhammad, Hukum Perdata Indonesia. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2002. H.F.A. Vollmar, Pengantar Studi Hukum Perdata, Jilid I, Rajawali Press, Jakarta. 1996. Ridwan Syahrani, Seluk Beluk dan Azas-azas Hukum Perdata, Alumni, Bandung, 1992. R. Subekti, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Pradya Pramita, Jakarta.1992. R. Subekti, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Intermasa, Jakarta. Salim HS, Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW), Sinar Grafika, Jakarta, 2003.

26) Hukum Acara Perdata    : 2 sks

Tujuan :

Agar mahasiswa dapat mengetahui, memahami dan mampu untuk menjelaskan bagaimana harus bertindak terhadap dan dimuka pengadilan dan dengan cara bagaimana pengadilan harus bertindak satu sama lain untuk melaksanakan berjalannya peraturan-peraturan hukum perdata.

Topik Inti:

Pengantar; Pengertian, Sifat dan Sumber  Hukum Acara Perdata; Surat Kuasa Dalam Acara Perdata; Gugatan Permohonan; Gugatan Kontentiosa; Gugatan Perwakilan Kelompok/Class Action; Tata Cara Pemanggilan dan Proses Mendahuluinya; Pihak Dalam Gugatan Perdata; Kekuasaan Mengadili; Proses Acara Verstek; Akta Perdamaian dan Mediasi; Eksepsi dan Bantahan Pokok Perkara; Penyitaan; Pembuktian; Putusan Hakim; Upaya Hukum; Eksekusi; Alternatif Dispute Resolution (ADR).

Referensi a.l.: Sudikno Mertokusumo, Hukum Acara Perdata Indonesia; Wiryono Projodikoro, Hukum Acara Perdata di Indonesia; Retnowulan Sutantio, Hukum Acara Perdata dalam Teori dan Praktik.

27) Hukum Dagang    : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memiliki pengetahuan dan pemahaman serta mengapresiasi terhadap materi muatan hukum dagang sebagai terapan dalam keterampilan hukum.

Topik Inti:

Pengertian, Istilah Hukum Dagang dan Hubungannya dengan Hukum Perdata dan Hukum Ekonomi; Sejarah dan Pemikiran Hukum Dagang, Badan Usaha: Pengertian, Pembagian dan Bentuk Badan Usaha, Teori Badan Hukum, Tanggung Jawab Badan Usaha; Pembentukan Badan Usaha/Badan Hukum; Pedagang Perantara: berdasarkan Hubungan Kerja dan Di Luar Hubungan Kerja; Kontrak Dagang; Lembaga Pembiayaan dan Perkreditan; Metode dan Model  Analisis Bisnis; Surat Berharga; Penyelesaian Sengketa Bisnis

Referensi a.l.: C.FG. Sunaryati Hartono, Hukum Ekonomi Pembangunan Indonesia, Binacifta,  Bandung, 1988. C.S.T. Kansil dan Christine S.T. Kansil, Pokok-Pokok Pengetahuan Hukum Dagang Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 2006, Dillavou And Howard’s, Prinsciples Of Business Law, Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs, New Jersey 1971. Gunawan Wijaya, Seri Aspek Hukum Dalam Bisnis Persekutuan Perdata, Persekutuan Firma dan Persekutuan Komanditer, Cetakan ke-2, Prenada Media, Jakarta, 2006. Hata, Perdagangan Internasional Dalam Sistem GATT Dan WTO Aspek-Aspek Hukum dan Non Hukum, Refika Aditama, cet, pertama, Bandung 2006. Jaribah Bin Ahmad Al-Harisi, Al-Fiqh Al-Iqtishadi Li-Amiri Al-Mukminin Umar Ibn Al-Khaththab, Dar Al-Andalus Al-Khadra, Jeddah, Saudi Arabia Cet. I 1424H/2003 M.

28) Hukum Perikatan  :  2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat mengetahui, memahami dan mampu untuk menjelaskan latar belakang, ruang lingkup Hukum Perikatan dan perjanjian/kontrak yang berlaku  di  Indonesia baik perikatan khusus yang pengaturannya sudah terdapat pada K.U.H Perdata sejak  keberadaannya maupun bentuk-bentuk perjanjian jenis baru yang mulai berkembang dalam praktik tapi belum ada pengaturannya dalam undang-undang seperti leasing / sewa beli, franchise/waralaba, kontrak teurapeutik/kontrak rahim dan lain-lain dan perundang-undangan baru seperti klausula baku dan Kontrak Dagang Elektronik Electronic Comerce/E-Commerce.

Topik Inti:

Pengantar: Pengertian dan Rumusan Hukum Perikatan, Perbedaan Perikatan dan Perjanjian, Sumber Perikatan, Schuld dan Haftung; Perikatan pada Umumnya: Jenis-Jenis Perikatan, Perikatan Dilihat dari Prestasi, Perikatan Dilihat dari Subjek, Perikatan Dilihat dari Daya Kerja, Perikatan Berdasarkan UU; Ingkar Janji (Wanprestasi): Pernyataan Lalai, Hak-Hak Kreditur, Bentuk dan Jumlah Ganti Rugi, Kerugian Immaterial;  Keadaan Memaksa (Force Majeur/ Overmacht): Unsur-Unsur Keadaan Memaksa, Akibat Keadaan Memaksa, Teori-Teori Tentang Keadaan Memaksa, Bentuk Keadaan Memaksa, Pembuktian dalam Keadaan Memaksa; Risiko: Risiko Perjanjian Sepihak, Risiko Perjanjian Timbal Balik, Kerugian Nyata dan Kerugian Yang Diduga, Bunga; Jenis-Jenis Perikatan; Perikatan yang Bersumber dari Perjanjian, Perikatan yang Dilahirkan dari UU: Ketentuan Undang-Undang, Penyelenggaraan Kepentingan (Zaakwaarneming), Pembayaran Tanpa Hutang (Onverschuldigdebetaling), Perbuatan Melawan Hukum (Onrechmatigedaad); Hapusnya Perikatan; Rjanjian Nominat di dalam dan d luar KUH Perdata; TInjauan Aspek Hukum Perdata: Kontrak Dagang Elektronik Dan Kontrak Baku

Referensi a.l.: Abdul Kadir Muhammad, Hukum Perikatan; Mariam Daras Badrulzaman, KUH Perdata Buku 111 Hukum Perikatan dengan Penjelasan; Moh. Chaidir Ali, dkk. Pengertian-pengertian Elmenter Hukum Perjanjian Perdata; R. Subekti dan R. Tjitrosudibio, KUH Perdata; R. Subekti, Aspek-aspek Hukum Perikatan Nasional; R. Setiawan, Aneka Perjanjian R. Wiryono Prodjodikoro, Hukum Perdata Tentang Persetujuan-persetujuan Tertentu.

29) Hukum Ketenagakerjaan    : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang materi muatan hukum perbankan dan mampu menjelaskan  materi muatan hukum ketenagakerjaan sehingga memiliki apresiasi yang tinggi dalam pengembangan di bidang ilmu hukum sesuai dengan keahliannya yang bersangkutan.

Topik Inti:

Pengantar Hukum Ketenagakerjaan: Pengertian Hukum Ketenagakerjaan, Sejarah Hukum Ketenagakerjaan, Sifat dan Hakekat Hukum Ketenagakerjaan, Asas-Asas/Prinsip-Prinsip Hukum Ketenagakerjaan; Pihak-Pihak yang Terkait dalam Hukum Ketenagakerjaan; Perjanjian Kerja; Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama, Penempatan Tenaga Kerja; Pengupahan; Perlindungan Tenaga Kerja, Perselisihan Hubungan Ketenagakerjaan; Pemutusan Hubungan Kerja (Phk); Penegakan Hukum Ketenagakerjaan; Kewenangan Ketenagakerjaan dalam Sistem Otonomi Daerah; Problematika dan Penyelesaian Pengupahan; Sistem Penerapan Pemutusan Hubungan Kerja dalam Perusahaan; Penyelesaian Sengketa dalam Hukum Ketenagakerjaan

Referensi a.l.: Abdul Rachmat Budiono. Hukum Perburuhan di Indonesia, Cet. 1, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1995; Abdul Hakim. Pengantar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia Berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, Penerbit PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2007; Abdul Khakim. Aspek Hukum Pengupahan Berdasarkan  Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, cet. 1, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2006; Bambang Sulistyo. Pemogokan Buruh Sebuah Kajian Sejarah, PT. Tiara Wacana, Yogya, 1995; Darwam Prins. Hukum Ketenagakerjaan  Indonesia, Cet. II PT. Citra Aditya Bakti, Bandung,  2000; Djimialdji FX. Pemutusan Hubungan Kerja (Perselisihan Perburuhan Perorangan), Cet. I, Bina Aksara.

30) Hukum Perbankan   : 2 sks

Tujuan:

Mahasiswa dapat memahami dasar-dasar tentang perilaku satuan-satuan ekonomi yang bergerak dalam sektor moneter, mekanisme antara satuan-satuan tersebut, dan dasar-dasar pasar modal dan instrumen pasar modal.

Topik Inti:

Pengertian, Sumber dan Peranan Hukum Perbankan Indonesia; Lembaga Keuangan: Bank dan Bukan Bank, Asas, Fungsi Tujuan dan Jenis Bank di Indonesia, Usaha Bank; Kebijaksanaan Moneter: Pengertian, Dewan Moneter, Alat Kebijaksanaan Moneter, Bank Indonesia; Operasional Bank di Indonesia: Bentuk Hukum Bank, Pendirian Bank, Modal Bank, Kepemilikan Bank, Pihak Terafiliasi pada Bank, Merger, Konsolidasi dan Akuisisi, Pembinaan dan Pengawasan Bank, Perlindungan Nasabah, Likuidasi Bank; Jasa-Jasa Perbankan: Penghimpunan Dana, Pemberian Kredit, Jasa-Jasa Lain, Jasa Yang Dilarang Dilakukan Bank; Bank Syariah: Pengertian, Perkembangan Bank Syariah, Sistem Operasional Bank Syariah; Kliring Antar Bank: Pengertian Kliring, Warkat Kliring, Penyertaan dalam Kliring, Pengunduran Diri dari Kliring, Jaminan Kliring; Rahasia Bank: Teori Rahasia Bank, Rahasia Bank di Indonesia, Informasi Antarbank, Laporan Tahunan Bank; Kesehatan Bank; Tindak Pidana Perbankan

Referensi a.l.: Iswardono, Uang dan Bank, BPFE, Yogyakarta; Muhamad, Lembaga-Lembaga Keuangan Umat Kontemporer, UII Press, Yogyakarta; Muhamad Djumhana, Hukum Perbankan di Indonesia, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung; Munir Fuady, Hukum Tentang Pembiayaan Dalam Teori dan Praktek. PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. Munir Fuady, Hukum Perkreditan Kontemporer. PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

31) Pengantar Hukum Bisnis    : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami tentang teori-teori dasar hukum bisnis dan aplikasinya dalam praktek bisnis.

Topik Inti:

Perkembangan dan Pengertian Umum Hukum Bisnis; Hakekat dan Prinsip Bisnis; Prinsip Penegakan Hukum Bisnis; Hukum Paten Di Indonesia; Hukum Merek Di Indonesia; Hukum Cipta Di Indonesia; Hukum perlindungan Konsumen; Hukum Perbankan; Larangan Praktek Monopoli; Tindak Pidana Dalam Bisnis; Penyelesaian Sengketa Bisnis; Peradilan Arbitrase

Referensi a. I.: Munir Fuady, Pengantar Hukum Bisnis; I.G. Ray Widjaya, Hukum Perusahaan; R. AH Rido, Badan Hukum dan Kedudukan Badan Hukum; Aminuddin Umar, Hukum Penanaman Modal di Indonesia; Soerjoeno Prodjosisworo, Hukum Perusahaan mengenai Penanaman Modal di Indonesia; Munir Fuady, Pasar Modal Modern (Tinjauan Hukum); Rachmadi Usman, Hukum Persaingan Usaha di Indonesia; Yusuf Shofid, Perlindungan Konsumen dan Instrumen Hukumnya; AZ Nasution B., Hukum Perlindungan Konsumen Suatu Pengantar; Ida Bagus Wyasa Putra, Aspek-aspek Hukum Perdata Internasional dalam Transaksi Bisnis Internasional

32) Hukum Perpajakan    :  2 sks

Tujuan :

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami tentang konsep-konsep hukum pajak, unsur-unsurnya, fungsi-fungsinya, dan macam-macamnya, serta perkembangan perpajakan.

Topik Inti:

Pengantar Perpajakan: Pengertian Pajak, Ciri-Ciri Pajak, Pengertian Hukum Pajak, Sumber-Sumber Pajak; Filsafat dan Fungsi Hukum Pajak; Teori dan Asas Pembenaran Tentang Pemungutan Pajak; Subjek Pajak; Objek Pajak; Tarip Pemungutan Pajak; Penggolongan Jenis Pajak Pengertian dan Istilah dalam Perpajakan; Pajak Daerah dan Retribusi Daerah; Utang Pajak; Sistem Pemungutan Pajak

Referensi a.l.: Santoso Brotodiharjo, Pengantar Ilmu Hukum Pajak; Rohmat Sumitro, Pengantar Singkat Hukum Pajak; Rohmat Sumitro; Asas dan Dasar Perpajakan; Rohmat Sumitro, Pajak ditinjau dari segi Hukum; Rohmat Sumitro, Pajak dan Pembangunan; Rohmat Sumitro, Pajak Penghasilan; Rohmat Sumitro, Pajak Bumi dan Bangunan

33) Hukum Alternatif Penyelesaian Perselisihan  : 2 sks

34) Hukum Pidana     :  2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami substansi hukum pidana dan memiliki keterampilan melakukan hukum acara pidana

Topik Inti:

Pengertian, kedudukan, fungsi, tujuan, dan ruang lingkup; Hubungan dengan ilmu lain; Asas hukum pidana; Norma dan sanksi; Tindak pidana dan pemidanaan; Perubahan perundang-undangan; Pertanggung-jawaban; Kesengajaan dan kealfaan; Pembenaran dan pemaafan; Delik khusus di luar KUHP (bahasan disertakan dengan pidana militer), Hukum acara pidana sebagai hukum pidana formal, hukum publik, dan hukum yang mengatur ketentuan beracara; Penentuan aparat penegak hukum; Praktik pemeriksaan perkara pidana melalui penyelidikan, penyidikan, penuntutan, pemeriksaan, eksekusi dan pengawasan.

Referensi a.l.: Moeljatno, Hukum Pidana; Satochid Kartanegara, Hukum Pidana; Ruslan Saleh: Hukum Pidana dan Pertanggung-jawaban Pidana; Soedarto, Hukum dan Hakim Pidana; Wiryono Projodikoro, Hukum Acara Pidana di Indonesia; Bismar Siregar, Hukum Acara Pidana.

35) Legal Drafting      : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui, memahami dan terampil untuk merumuskan suatu dokumen hukum, yang meliputi perancangan peraturan yang berlaku di suatu perusahaan (Peraturan Perusahaan), dan perancangan hasil perundingan dari para pihak yang membuat perjanjian ke dalam suatu kontrak (contract drafting).

Topik Inti:

Makna kontrak bagi sebuah hubungan hukum; Asas-asas dalam berkontrak; Akibat hukum pelanggaran asas-asas kontrak; Contoh hubungan hukum yang dituangkan di dalam kontrak: Jual beli (definisi, saat terjadinya jual beli, Kewajiban dan hak penjual, Kewajiban dan hak pembeli, Masalah resiko dalamjual beli), Sewa menyewa (Definisi, Kewajian dan hak yang menyewakan dan penyewa, Masalah resiko dalam sewa menyewa, Gangguan dari pihak ketiga, beberapa pengembangan hubungan sewa menyewa), Pemberian Kuasa (Definisi, Kewajiban dan hak penerima kuasa, Kewajiban dan hak pemberi kuasa, Berakhirnya pemberian kuasa), Penulisan Kontrak (sistematika kontrak, Meredaksikan kalimat kontrak, Klausula-klausula kontrak, Interprestasi isi kontrak), Beberapa contoh dokumen kontrak [Akta perjanjian jual beli, Akta perjanjian sewa menyewa, Surat kuasa (Perdata dan Pidana)].

Referensi: M. Fuadi, Hukum Bisnis dalam teori dan prakiek; S. Gaitama, Contoh-contoh kontrak, rekes, dan surat resmi sehari-hari; J.W. Head, A general introduction to economic law; A. Seidman, dkk, Penyusunan rancangan UU dalam perubahan masyarakat yang demokratis (sebuah panduan pembuatan rancangan UU).

1) Metode Penelitian  : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami dasar-dasar cara kerja ilmiah, sebagai salah satu ciri penguasaan bidang keahlian.

Topik Inti:

Beberapa aspek tentang falsafah ilmu: landasdn ontologi, epistemologi, dan antologi; jenis-jenis pengetahuan; sumber pengetahuan; pengujian kebenaran pengetahuan ilmiah; struktur dan perangkat ilmu; hubungan antara ilmu dengan etika. Metode ilmiah dan metode penelitian: manusia dan pengetahuan ilmiah; daya berfikir dan cara berfikir; logika dan cara berfikir ilmiah; penggunaan metode ilmiah dalam metode penelitian; penggunaan matematika dan statistika dalam penelitian; jenis-jenis penelitian (ilmiah, akademis, kebijakan, institusional, aksi). Unsur informasi dan unsur metodologi dalam penelitian: makna konsep, konstruk, variable, teori, postulat, aksioma, dan hukum; fungsi teori dalam penelitian; prosedur pembentukan teori (theory generating); prosedur pengujian teori (theory testing). Metode-metode penelitian: hubungan antara metode penelitian dengan fokus penelitian; karakteristik dan tahapan metode eksperimen, metode sejarah, metode survai, metode studi kasus, metode analisis isi, dan metode gounded research; aplikasi metode penelitian bagi pengembangan ilmu. Penelitian kualitatif: paradigma penelitian kualitatif, metode-metode penelitian kualitatif; pendekatan etic dan emic dalam penelitian kualitatif; penentuan fokus penelitian; rancangan penelitian kualitatif Penelitian kuantitatif: paradigma penelitian kuantitatif; asas-asas pengukuran; teknik pengambilan contoh (sampling technique); teknik pengumpulan data; model-model pengujian (tes statistik); rancangan penelitian kuantitatif. Penelitian antardisiplin dan multidisiplin: paradigma penelitian antardisiplin dan multidisiplin; penelitian antardisiplin dan multidisiplin bagi pengembangan ilmu; penelitian antardisiplin dan multidisiplin bagi pengembangan masyarakat.

Referensi a.l.: Cik Hasan Bisri, Pilar-pilar penelitian Hukum Islam dan Pranata Sosial; Jujun S. Suriasumantri, Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer; Julia Brannen, Memadu Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif; Koentjaraningrat (Ed), Metode-Metode Penelitian Kemasyarakatan; lexy Maleong, Metodologi Penelitian Kualitatif; Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif; Taufik Abdullah dan M. Rusli Karim, Metodologi Penelitian Agama : Sebuah Pengantar.

2) Metode Penelitian Ekonomi Syariah    : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai dasar-dasar cara kerja ilmiah yang terkait dengan perkembangan ekonomi syariah dan memiliki keterampilan dalam merumuskan dan menyusun proposal dan langkah-langkah penelitian.

Topik Inti:

Konsep Dasar Penelitian Ekonomi Syariah: Pengertian Ekonomi Syariah, Jenis-jenis Penelitian Ilmu Sosial dan Ekonomi Syariah, Ruang Lingkup Penelitian MUA; Dasar Penelitian Ekonomi Syariah, minimal meliputi: Penetapan Judul Penelitian MUA, Penentuan Masalah Penelitian MUA, Penentuan Tujuan dan Kegunaan Penelitian MUA; Penetapan Kerangka Pemikiran Penelitian MUA, dan Penetapan Hipotesis; Populasi dan Sample Penelitian Ekonomi Syariah; Metodologi Penelitian Ekonomi Syariah: Metode Penelitian, Variable Penellitian, Teknik Pengumpulan Data, dan Analisis Data; Penyususnan Laporan Penelitian Ekonomi Syariah.

Referensi a.l.: Koentjaraningrat, (ed), Metode-Metode Penelitian Masyarakat; Nung Muhadjir: Metode Penelitian Kualitatif; Suharsismi Arikunto: Manajemen Penelitian; Hadari Nawawi: Metode Penelitian Bidang Sosial; Muhamad Masduki: Petunjuk Praktis Membuat Skripsi; Wahyu, Bimbingan Penulisan Skripsi; Lexi Maleong, Metode Peneli-tian Kualitatif; Soeratno dkk, Metodologi Penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis; Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi; Cik Hasan Bisri, Tuntunan Penyusunan Rencana Penelitian dan Penulisan Skripsi.

3) Praktikum Profesi   : 2 sks

Pedoman pelaksanaan diatur tersendiri.

36) Kuliah Kerja Nyata : 2 sks

Pedoman pelaksanaan diatur tersendiri.

37) Penulisan Skripsi   : 4 sks

Pedoman pelaksanaan diatur tersendiri.

1. 1  Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran serta Strategi Pencapaian

1.1.1 Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi, serta pihak-pihak yang dilibatkan adalah sebagai berikut:

Penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran  Jurusan Muamalah diajukan oleh pihak jurusan pada rapat dosen, kemudian diselenggarakan pada tanggal 17 Januari 2012 dengan agenda rapat visi misi dan evaluasi.

Penyusunan visi misi Jurusan Muamalah ini merupakan merupakan perubahan dari visi misi sebelumnya. Perubahan ini merupakan usulan dari pihak jurusan, dosen, mahasiswa dan stakeholders, yang kemudian didiskusikan sebagai kelangsungan perbaikan dan pengembangan Jurusan Muamalah dengan mekanisme;

a.       Visi misi Jurusan Muamalah dirumuskan berdasarkan sasaran mutu visi misi Fakultas Syariah dan Hukum yang disetujui oleh rapat Senat Fakultas Syariah dan Hukum.[1]

b.      Visi dan Misi Jurusan Muamalah juga dirumuskan berdasarkan semangat untuk mengantisipasi perkembangan keilmuan dan kemajuan IPTEK. Hal ini demi terwujudnya lulusan yang berkapasitas intelektual (kompetitif), memiliki ke­terampilan yang profesional dan keluhuran moral. [2]

c.       Visi misi Jurusan Muamalah juga mengacu pada hasil rapat dosen Jurusan Muamalah yang merekomendasikan agar Jurusan Muamalah berkhidmat dalam pengembangan ilmu hukum ekonomi Islam di Indonesia.[3]

d.      Usulan dan masukan serupa juga disampaikan oleh para pengguna lulusan, antara lain lembaga keuangan syariah.[4]

e.      Perumusan visi misi Jurusan Muamalah juga didasarkan pada studi dokumentasi terhadap beberapa perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi Muamalah di Indonesia.[5]

f.        Pihak-pihak yang dilibatkan dalam penyusunan visi misi, sasaran dan strategi pencapaian meliputi unsur dekanat, guru besar, dosen tetap, dosen tidak tetap, alumni, stakeholders dan mahasiswa.[6]

 

 

 

 

g.      Setelah mendapat masukan dari banyak pihak, kemudian dibuat rumusan sementara untuk ditetapkan melalui Rapat Senat. Kemudian diusulkan kepada Dekan untuk di-SK-kan.

h.      Setelah ditetapkan melalui SK Dekan, maka disosialisasikan baik dalam bentuk pertemuan, liftlet, brosur, poster, pamflet, dan spanduk.

 

 

1.1.2  Visi

Beberapa tahapan sebagaimana telah digambarkan, berhasil merumuskan Visi Program Studi sebagai berikut:

Menjadi Program Studi yang Unggul dan Kompetitif di Tingkat Nasional dalam Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah pada Tahun 2020

 

 

1.1.3  Misi

 

1)      Menyelenggarakan kegiatan pendidikan akademik yang profesional dalam bidang Ilmu Hukum ekonomi Syariah;

2)      Mengembangkan keilmuan dalam bidang ilmu hukum ekonomi syariah melalui kegiatan penelitian;

3)      Menyebarluaskan hasil kajian ilmu hukum ekonomi syariah melalui media ilmiah.

 

 

Gambar 1.1

Visi Misi Program Studi Muamalah

Flowchart: Document: Berdasarkan paparan di atas, Program Studi Muamalah berkomitmen untuk menjadikan Jurusan Muamalah lebih maju daripada sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari visi dan  misi nya yang sangat jelas dan realistik.</p><br />
<p>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.1.4  Tujuan

 

1)             Terwujudnya Program Studi Muamalah yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil dalam bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah;

2)             Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, profesional, dan integritas dalam bidang ilmu hukum ekonomi syariah yang dapat terserap di institusi ekonomi, perbankan, keuangan syariah dan pemerintah;

3)             Menghasilkan lulusan yang mampu mengadvokasi, meneliti dan mengembangkan ilmu hukum ekonomi syariah;

4)             Menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan model desain kontrak atau akad muamalah di institusi ekonomi, perbankan dan keuangan syariah;

5)             Menghasilkan lulusan yang mandiri dan berjiwa enterpreneurship berbasiskan pada prinsip-prinsip syariah.

 

 

 

1.1.5   Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Untuk mencapai target visi Program Studi Muamalah 2020, maka diselaraskan dengan Renstra Fakultas Syariah dan Hukum, dengan menetapkan beberapa sasaran yang menjadi prioritas. Sasaran mutu yang hendak dicapai Program Studi Muamalah dapat dilihat dalam tabel di bawah:

 

 

 

Sasaran Program Studi Muamalah

 

Strategi Program Studi Muamalah

Review dan Pengembangan Kurikulum Program Studi Muamalah

Sejalan dengan dinamika, perkembangan keilmuan dan perubahan sosial, Program Studi Mua­malah melakukan evaluasi  kuri­kulum dan kompetensi  lulusan. Dari kegiatan ini, men­­dapatkan masukan   bahwa Program Studi Mumalah harus perlu melakukan review terhadap kurikulum sesuai dengan visi misi.

Atas dasar tersebut, Program Studi muamalah melaku­kan review terhadap kurikulum, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

1.      Tahap Persiapan

a.      Analisa kurikulum yang lama

b.      Pemetaan kurikulum

c.       Workshop kurikulum

d.      Pembuatan model struktur kurikulum

e.      Surat penugasan tim penyusunan portofolio

f.        Validasi struktur kurikulum pada mata kuliah; MKD, MKU, dan MKL 

2.      Tahap Pelaksanaan

a. Penulisan draf silabi dan SAP

b. Pengumpulan draf silabi dan SAP

c. Pembahasan silabi dan SAP

d. Workshop Kurilum

e. Finalisasi kurikulum baru

f. Penyusunan kurikulum baru

3.      Tahap akhir

a. Peng SK an

b. Penerbitan

Penataan SDM dan peningkatan citra

 

 

Penataan SDM

Dengan cara pengembangan sistem informasi  manajemen kepegawaian berdasarkan sistem kepegawaian  dan penambahan dosen sesuai dengan kebutuhan internal dan memperhati­kan  aspek peningkatan kompetensi, profesio­nal dan budaya kerja.

Kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi para dosen diwujudkan dalam program pe­ngem­bangan sistem insentif dengan berbasis pada kinerja.

 

Peningkatan Citra

Dengan cara mensosialisasikan pelbagai ke­giat­­an melalu media cetak, seperti brosur, lefleat, dan jurnal muamalah, serta melalui media sosial, dalam bentuk website dan blog.

Terselenggaranya proses  perkuliahan yang berkualitas

Dengan cara penguatan pada bahan ajar berupa silabi, SAP, dan reference yang sesuai dengan kebutuhan dan dikumpulkan se­minggu sebelum perkuliahan berlangsung.

Terselenggaranya proses pendampingan dan pembimbingan pada mahasiswa yang efektif

Mengoptimalkan fungsi dosen pembimbing akademik  minimal 4 kali pertemuan per­semes­­ter. Pembimbingan skripsi minimal 6 kali pertemuan dan selesai maksimal dalam 2 semester.

Terpantaunya proses perkuliahan secara teratur melalui evaluasi kinerja dosen

Dengan cara terealisasinya jumlah pertemuan minimal 14 kali pertemuan sesuai dengan kontrak perkuliahan dan terolahnya hasil evaluasi kinerja mengajar seluruh dosen maksimal 1 bulan setelah akhir perkuliahan dan tuntas 100%, serta tercapainya kualitas dosen melalui portofolio perkuliahan dalam bentuk BKD dan LKD

Terselenggaranya evaluasi perkuliahan (UTS dan UAS)

Dengan cara mengatur jadwal evaluasi perkuliahan. Untuk UTS minila bisa dilaksana­kan setelah minimal 8 kali pertemuan dan hasilnya diumumkan 2 minggu setelah pe­laksanaan. Sedangkan UAS bisa dilaksanakan setelah 14 kali pertemuan dan diumumkan setelah 10 hari pelaksanaan UAS berlangsung.

Terlaksananya layanan praktek profesi

Dengan cara menyelesaikan panduan praktek profesi maksimal 2 minggu sebelum pe­laksana­an dan laporannya maksimal 1 bulan pelaksanaan praktek berlangsung.

Meningkatnya kualitas dan kuantitas dosen dalam pembuatan karya ilmiah.

Dengan cara memfasilitasi pembuatan buku atau pe­nelitian secara individu maupun kelompok dalam setahun dan mendorong dosen me­lakukan penulisan karya ilmiah yang dimuat dalam buku ber-ISBN atau  di Jurnal ber-ISSN, Jurnal Muamalah, Jurnal Asy-Syariah dan Jurnal Adliya.

Meningkatnya kualitas dan kuantitas mahasiwa  dalam pembuatan karya ilmiah.

Dengan cara mendorong mahasiswa me­lakukan penulisan karya ilmiah yang dimuat dalam buletin, media sosial dan jurnal.

Terwujudnya berbagai aktivitas dosen dan mahasiswa dalam bidang pengabdian kepada masyarakat

Dengan cara mendorong dan memberikan tugas-tugas pengabdian kepada masyarakat. Dalam bentuk penyuluhan hukum ekonomi syariah dan pendampingan terhadap lem­baga-lembaga keuangan mikro syariah.

 

 

Flowchart: Document: Berdasarkan paparan di atas, visi, misi, tujuan dan sasaran Jurusan/Program Studi Muamalah sangat jelas dan realistik.</p><br />
<p>


 

 

 

 

1.2.       Sosialisasi

Upaya penyebaran/sosialisasi visi, misi dan tujuan program studi serta pemahaman civitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan

 

Sosialisasi visi, misi dan tujuan Program Studi Muamalah merupakan upaya memberikan pemahaman terhadap civitas akademika dosen, mahasiswa, karyawan dan stakeholders dengan cara komunikasi lisan dan tulisan.

a.  Komunikasi lisan disosialisasikan melalui:

1)      Rapat Dosen yang dilakukan setiap akhir dan awal perkuliahan

2)      Diskusi bulanan Dosen yang diselenggarakan oleh Program Studi  Muamalah

3)      Workshop dosen dan karyawan Program Studi  Muamalah

4)      Stadium General yang diselenggarakan oleh Program Studi Muamalah

5)      Pertemuan alumni Program Studi muamalah

6)      Pertemuan-pertemuan pembinaan mahasiswa baik oleh Program Studi maupun PD III maupun organisasi kemahasiswaan seperti HIMA, SEMA, dan BEM.

b. komunikasi tulisan disosialisasikan melalui:

1) X-banner

2) Spanduk

3) brosur

4) lefleat

5) website universitas

6) website fakultas

 

 

 


 

 

Gambar 1.2

Sosialisasi Visi Program Studi Muamalah

 

 

Flowchart: Document: Berdasarkan paparan di atas dapat dinyatakan bahwa seluruh civitas akademika dapat mengetahui dan memahami visi misi Program Studi Muamalah.</p><br />
<p>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


[1] Lihat sasaran mutu fakultas tahun 2010 dan notulasi rapat visi misi Program Studi Muamalah pada 17 Januari 2012

[2] Berdasarkan hasil rapat pembahasan visi dan misi dengan pakar dan guru besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Rachmat Syafe’i, Prof. Dr. Jaih Mubarok, S.E., M.H, dan Dr. Atang Abdul Hakim, MA.

[3] Lihat notulasi rapat pada tanggal 17 Januari 2012            

[4]Keterlibatan pengguna lulusan melalui kegiatan workshop kurikulum dan kegiatan lainnya yang dilaksanakan pada periode 2011-2012.

[5] Lihat kumpulan visi misi Program Studi Muamalah pada sejumlah perguruan tinggi di Indonesia

[6]Lihat notulasi rapat yang dilaksanakan pada 17 Januari 2012